CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

January 1, 2011

Happy 2011!

Mumpung masi tanggal 1-1-11 (jam 11 pula :p )...

Met tahun baru 2011!
Semoga tahun ini kita awali dengan harapan dan doa, juga semangat :)
Dan nanti di akhiir tahun ( hyyaela uda ngomongin akhir tahun dong!) kita tutup dengan ucapan syukur seperti kita menutup tahun 2010 ;)

Resolusi?
Ah besok aja yaaa...
Hari ni blom berhasil menguasai kompi cukup lama untuk nge-post resolusi hehe...

*kiskis*
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

October 17, 2010

Update... UpdateS

Hehehe... sekian lama tidak nge-blog, meskipun blog walking tetap giat, juga tanpa basa-basi posting tentang perkawinan adat Menado *gapapa lha ya...kan di blog sendiri* ngapain aja?

  1. Ikutan rempong si ade pindah ke Balikpapan
  2. Nemenin mama nyalurin hobby jalan-jalan *bah ini mah emang gw juga demen :P . Uda ke Ujung Kulon, mau ke liat lumba-lumba di Kiluan, tapi belum kesampaian juga sampai sekarang. Si mama sih ga lama setelah ke Ujung Kulon, ke Pulau Derawan sama si ade, oma, dan tante-om.
  3. Ngelamar kerjaan yg kira" cucok di hati & di dompet heee...
  4. Launching COKLATISASI (^ ^) ...YEAY!!! Akhirnya diberaniin bikin brand baru dengan produk dan target pasar yang lebih spesifik. Semoga bisa gantiin ngepulin dapurnya si mama ya... Ayo dong mentemen follow blognya COKLATISASI... Plisss *senyum ngebujuk paling manis*
  5. Blog walking ke blognya Indonesian crafter... Amesh Puri Cecil Lia Nella Sawo Kecik Chacha (yes, i consider this whiz kid & Diana as crafter) n many more.... ajipppppppppppp!!!
  6. Nekat jadi PJ Tenda untuk area Bulog demi ikutan Jambore Sahabat Anak
  7. Ikutan kopdar Selamatkan Ibu mewakili Sahabat Anak. Banyak kenalan baru yang uokeh selain Selamatkan Ibu sendiri :) Ada mbak Eva nya Keluarga Hypno, ada Aimi Asi, ada Kopdar Jakarta, ada bang Boaz
  8. Ditinggal Jef 3 minggu lebih ke Papua sama Babe Roganda. Aihhhh... ampun-ampun deh kangennya! Meskipun bukan pertama kali ditinggal lama, tetep aja berasa :'( Padahal terfasilitasi cukup baik oleh tarif murah sesama operator + BBM.
  9. Belajar bikin boneka sama Puri. Serius deh... si Puri sangat-sangat menggodaku untuk ga nyari kerja kantoran lagi, nyemplung aja bikin ini itu yang Q suka & bermanfaat.
  10. Ngejar ketinggalan bahasa Prancis. Hihihi...aku niat loh! Bela-belain dateng ke Bibliotheque nya CCF Salemba dari pagi sampe tutup. Soalnya kalo belajar di rumah, si mama pasti gemes minta ini-itu, dan aku nya juga gemes mo ngerjain ini itu, walhasil belajarnya gagal hehehe... Ya, memang sekalian persiapan untuk yang berikut ini:
  11. Ngelamar CPNS Deplu... lolos administrasi & tes substantif tertulis, lalu gagal di tes bahasa Perancis. Nguk. Aku tak mau beralasan, aku mau belajar lagi ajah ya... meskipun tidak berminat untuk ikutan tes Deplu lagi tahun depan :) Perasaan? ya kecewa sih... uda ngarep segera gajian dan nyenengin mama soalnya hehehe.
  12. Ngelamar Cakim karna syarat-syarat yang ribet yaitu SKCK & kartu kuning masi bisa pake yang dibuat untuk ngelamar Deplu+ ada Tiwi sebagai temen seperjuangan
  13. Tentu saja Q nyapu-ngepel-ngelap-beberes-masak-nyuci-ngegosok-dsb. Kan ada yang bilang tuh di Alkitab... yang ga kerja, ga boleh makan. Nah, mana lah aku yang pengangguran ini berani makan kalo Firman-Nya begitu... Yowes. Kerjaan rumah tangga termasuk kerja kan? Hehehehe... Meskipun sering dilanda muangkel kronis karna mama & Jef jadi melimpahkan semua urusan kepada diriku seorang, akyu syeneng loh jadi lebih canggih di dapur hehehe... uda bisa ngegoreng sambil nyuci piring plus nyuci baju dan itu masakan ga hangus hahahaha... Juga seneng dengan komentar orang-orang yang bilang aku kyuyusyan :D WOoHOo!
  14. Menyegarkan kembali relasi dengan keluarga, teman & sang Guru Agung :) Wuihhhh... yang satu ini bener-bener ga ternilai deh... Beberapa teman girang banget Q samperin ke kantornya untuk ngobrol sebentar. Ada beberapa diantara mereka yang ternyata sedang dalam pergumulan berat. Beuhhh... kalau lagi kerja kaya kemarin, mendengarkan *maksudnya bener-bener mendengarkan* kayanya tanda disadari susahhhh banget. Saat teduh, persekutuan, ibadah Minggu, dsb banyak yang menegur & mengajar Q mengenai relasi, terutama relasi dalam pekerjaan. Kalau uda begini, Q bener-bener bersyukur Q dikasi kesempatan jadi pengangguran. Thank God! Mmmmuach...muach....muach!
  15. Dan Minggu, 3 Oktober yang lalu Jef uda bilang sama Ifunk, "Tante, kami sepakat mau nikah bukan April... tanggal 2 atau tanggal 9 biar deket ulang tahun tante". HURAYYYY \(^ ^)/

Hehehe... setelah mundur berkali-kali, akhirnya "jelas" juga. Selama ini mama tahu kami berencana untuk menikah, tahu kami *nggg...Jef lebih tepatnya* nabung untuk nikah, bahkan si mama uda punya rencana ini-ituw! Doi pun membujuk rayuu diriku untuk bersedia memestakan dengan seheboh-hebohnya. Ngerayunya alussssss banget. Aku "ditemenin" survey gedung, bridal, wedding cake hihihi...

Ya begitulah :)

Doakan kami ya... Semoga Q & Jef semakin disiapkan mental & spiritual, juga finansial hihihi :p Berharap persiapan pernikahan & pernikanan kami nanti juga Tuhan pakai untuk menyatukan banyak hati yang tercerai-berai :)

Juga tetap doakan Q segera kerja eaaaaa... Aku tak keberatan jadi tukang coklat full time kok kalau memang bisa beliin ti

Barang2 Q di kantor yang dibawa pulang n kudu diberesin


Kopdar Selamatkan Ibu di Palalada, GI. Banyak informasi menarik untuk adik-adik marginal, teman-teman yang program anak & diri sendiri tentyu syaja :D

Berenang di satu pulau mungil yang kosong di Ujung Kulon.
Nahkodanya terpaksa berenti karna pesertanya uda ngerengek ga sabar mau berenang.


Mumpung si ade lagi di Jakarta, mumpung ada promo Snowbay dari Simpati.
Eh pulangnya malah dapet lebih 10 tiket promo Snowbay, voucher Gramedia, voucher Hagen-Daze ...nyum nyummm


Tenda Ter-spontan Jambore Sahabat Anak 2010.
Serba spontan karna baru saling kenal pas hari H nya :D

September 10, 2010

Menadonese Wedding

Uhuhuhuhu.... just found this article about Menadonese Wedding.
I'm really (relive*) happy that the seserahan in Jave tradition is also known in Menadonese :D
Hahahaha... gotta let hunbun know about it as soon as he's back in bbm network :) :) :) :)

Eventhough I do not boldly admitted that I am a Menadonese until I was in Denpasar, when everyone were new for me and they asked my tribe of origine. You know... Indonesian typical chat ;)I have a tiny, blur, but constant idea of caring the heritage of Indonesian wedding on my orn wedding one day.

I've looked for Papuanese first, since Jef knows Papua better and proud of being a Papuanese then I do as a Menadonese. But I didn't find any, and Jef just wouldn't tell. "We'll just have a national one, shall we", that's how he answers.



Pernikahan Adat Minahasa

Oleh : Jessy Wenas


Mempelai Wanita
Manado
Proses Pernikahan adat yang selama ini dilakukan di tanah Minahasa telah mengalami penyesuaian seiring dengan perkembangan jaman. Misalnya ketika proses perawatan calon pengantin serta acara "Posanan" (Pingitan) tidak lagi dilakukan sebulan sebelum perkawinan, tapi sehari sebelum perkawinan pada saat "Malam Gagaren" atau malam muda-mudi. Acara mandi di pancuran air saat ini jelas tidak dapat dilaksanakan lagi, karena tidak ada lagi pancuran air di kota-kota besar. Yang dapat dilakukan saat ini adalah mandi adat "Lumelek" (menginjak batu) dan "Bacoho" karena dilakukan di kamar mandi di rumah calon pengantin. Dalam pelaksanaan upacara adat perkawinan sekarang ini, semua acara / upacara perkawinan dipadatkan dan dilaksanakan dalam satu hari saja. Pagi hari memandikan pengantin, merias wajah, memakai busana pengantin, memakai mahkota dan topi pengantin untuk upacara "maso minta" (toki pintu). Siang hari kedua pengantin pergi ke catatan sipil atau Departemen Agama dan melaksanakan pengesahan/pemberkatan nikah (di Gereja), yang kemudian dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Pada acara in biasanya dilakukan upacara perkawinan ada, diikuti dengan acara melempar bunga tangan dan acara bebas tari-tarian dengan iringan musik tradisional, seperti tarian Maengket, Katrili, Polineis, diriringi Musik Bambu dan Musik Kolintang.

Bacoho (Mandi Adat)

Setelah mandi biasa membersihkan seluruh badan dengan sabun mandi lalu mencuci rambut dengan bahan pencuci rambut yang banyak dijual di toko, seperti shampoo dan hair tonic. Mencuci rambut "bacoho" dapat delakukan dengan dua cara, yakni cara tradisional ataupun hanya sekedar simbolisasi.

Tradisi : Bahan-bahan ramuan yang digunakan adalah parutan kulit lemong nipis atau lemong bacoho (citrus limonellus), fungsinya sebagai pewangi; air lemong popontolen (citrus lemetta), fungsinya sebagai pembersih lemak kulit kepala; daun pondang (pandan) yagn ditumbuk halus, fungsinya sebagai pewangi, bunga manduru (melati hutan) atau bunga rosi (mawar) atau bunga melati yang dihancurkan dengan tangan, dan berfungsi sebagai pewangi; minyak buah kemiri untuk melemaskan rambut dicampur sedikit perasan air buah kelapa yang diparut halus. Seluruh bahan ramuan harus berjumlah sembilan jenis tanaman, untuk membasuh rambut. Sesudah itu dicuci lagi dengan air bersih lalu rambut dikeringkan.

Simbolisasi : Semua bahan-bahan ramuan tersebut dimasukkan ke dalam sehelai kain berbentuk kantong, lalu dicelup ke dalam air hangat, lalu kantong tersebut diremas dan airnya ditampung dengan tangan, kemudian digosokkan kerambut calon pengantin sekadar simbolisasi.

Lumele’ (Mandi Adat): Pengantin disiram dengan air yang telah diberi bunga-bungaan warna putih, berjumlah sembilan jenis bunga yang berbau wangi, dengan mamakai gayung sebanyak sembilan kali di siram dari batas leher ke bawah. Secara simbolis dapat dilakukan sekedar membasuh muka oleh pengantin itu sendiri, kemudian mengeringkannya dengan handuk yang bersih dan belum pernah digunakan sebelumnya.

Upacara Perkawinan


Mempelai Manado
Upacara perkawinan adat Minahasa dapat dilakukan di salah satu rumah pengantin pria ataupun wanita. Di Langowan-Tontemboan, upacara dilakukan dirumah pihak pengantin pria, sedangkan di Tomohon-Tombulu di rumah pihak pengantin wanita.

Hal ini mempengaruhi prosesi perjalanan pengantin. Misalnya pengantin pria ke rumah pengantin wanita lalu ke Gereja dan kemudian ke tempat acara resepsi. Karena resepsi/pesta perkawinan dapat ditanggung baik oleh pihak keluarga pria maupun keluarga wanita, maka pihak yang menanggung biasanya yang akan memegang komando pelaksanaan pesta perkawinan. Ada perkawinan yang dilaksanakan secara Mapalus dimana kedua pengantin dibantu oleh mapalus warga desa, seperti di desa Tombuluan. Orang Minahasa penganut agama Kristen tertentu yang mempunyai kecenderungan mengganti acara pesta malam hari dengan acara kebaktian dan makan malam.

Orang Minahasa di kota-kota besar seperti kota Manado, mempunyai kebiasaan yang sama dengan orang Minahasa di luar Minahasa yang disebut Kawanua. Pola hidup masyarakat di kota-kota besar ikut membentuk pelaksanaan upacara adat perkawinan Minahasa, menyatukan seluruh proses upacara adat perkawinan yang dilaksanakan hanya dalam satu hari (Toki Pintu, Buka/Putus Suara, Antar harta, Prosesi Upacara Adat di Pelaminan).

Contoh proses upacara adat perkawinan yang dilaksanakan dalam satu hari :
Pukul 09.00 pagi, upacara Toki Pintu. Pengantin pria kerumah pengantin wanita sambil membawa antaran (mas kawin), berupa makanan masak, buah-buahan dan beberapa helai kain sebagai simbolisasi. Wali pihak pria memimpin rombongan pengantin pria, mengetuk pintu tiga kali.

Pertama : Tiga ketuk dan pintu akan dibuka dari dalam oleh wali pihak wanita. Lalu dilakukan dialog dalam bahasa daerah Minahasa. Kemudian pengantin pria mengetok pintu kamar wanita. Setelah pengantin wanita keluar dari kamarnya, diadakan jamuan makanan kecil dan bersiap untuk pergi ke Gereja.
Pukul 11.00-14.00 : Melaksanakan perkawinan di Gereja yang sekaligus dinikahkan oleh negara, (apabila petugas catatan sipil dapat datang ke kantor Gereja). Untuk itu, para saksi kedua pihak lengkap dengan tanda pengenal penduduk (KTP), ikut hadir di Gereja.
Pukul 19.00 : Acara resepsi kini jarang dilakukan di rumah kedua pengantin, namun menggunakan gedung / hotel.

Apabila pihak keluarga pengantin ingin melaksanakan prosesi upacara adat perkawinan, ada sanggar-sanggar kesenian Minahasa yang dapat melaksanakannya. Dan prosesi upacara adat dapat dilaksanakan dalam berbagai sub-etnis Minahasa, hal ini tergantung dari keinginan atau asal keluarga pengantin. Misalnya dalam versi Tonsea, Tombulu, Tontemboan ataupun sub-etnis Minahasa lainnya.

Prosesi upacara adat berlangsung tidak lebih dari sekitar 15 menit, dilanjutkan dengan kata sambutan, melempar bunga tangan, potong kue pengantin , acara salaman, makan malam dan sebagai acara terakhir (penutup) ialah dansa bebas yang dimulai dengan Polineis.

Prosesi Upacara Perkawinan di Pelaminan


Pernikahan di Tondano
Penelitian prosesi upacara perkawinan adat dilakukan oleh Yayasan Kebudayaan Minahasa Jakarta pimpinan Ny. M. Tengker-Rombot di tahun 1986 di Minahasa. Wilayah yang diteliti adalah Tonsea, Tombulu, Tondano dan Tontemboan oleh Alfred Sundah, Jessy Wenas, Bert Supit, dan Dof Runturambi. Ternyata keempat wilayah sub-etnis tersebut mengenal upacara Pinang, upacara Tawa’ang dan minum dari mangkuk bambu (kower). Sedangkan upacara membelah kayu bakar hanya dikenal oleh sub-etnis Tombulu dan Tontemboan. Tondano mengenal upacara membelah setengah tiang jengkal kayu Lawang dan Tonsea-Maumbi mengenal upacara membelah Kelapa.

Setelah kedua pengantin duduk di pelaminan, maka upacara adat dimulai dengan memanjatkan doa oleh Walian disebut Sumempung (Tombulu) atau Sumambo (Tontemboan). Kemudian dilakukan upacara "Pinang Tatenge’en". Kemudian dilakukan upacara Tawa’ang dimana kedua mempelai memegang setangkai pohon Tawa’ang megucapkan ikrar dan janji. Acara berikutnya adalah membelah kayu bakar, simbol sandang pangan. Tontemboan membelah tiga potong kayu bakar, Tombulu membelah dua. Selanjutnya kedua pengantin makan sedikit nasi dan ikan, kemudian minum dan tempat minum terbuat dari ruas bambu muda yang masih hijau. Sesudah itu, meja upacara adat yang tersedia didepan pengantin diangkat dari pentas pelaminan. Seluruh rombongan adat mohon diri meniggalkan pentas upacara. Nyanyian-nyanyian oleh rombongan adat dinamakan Tambahan (Tonsea), Zumant (Tombulu) yakni lagu dalam bahasa daerah.

Bahasa upacara adat perkawinan yang digunakan, berbentuk sastra bahasa sub-etnis Tombulu, Tontemboan yang termasuk bahasa halus yang penuh perumpamaan nasehat. Prosesi perkawinan adat versi Tombulu menggunakan penari Kabasaran sebagai anak buah Walian (pemimpin Upacara adat perkawinan). Hal ini disebabkan karena penari Kabasaran di wilayah sub-etinis lainnya di Minahasa, belum berkembang seperti halnya di wilayah Tombulu. Pemimpin prosesi upacara adat perkawinan bebas melakukan improvisasi bahasa upacara adat. Tapi simbolisasi benda upacara, seperti : Sirih-pinang, Pohon Tawa’ang dan tempat minum dari ruas bambu tetap sama maknanya.

July 17, 2010

Warung Magazine

Warung Magazine.... another interesting site to visit (^ ^)
mayan buat cuci mata buat yg butek mantengin deretan hitam putih..
praktis buat yang butuh inspirasi, coz karya dari ribuan mahluk kreatif di tanah air numplek disini :)

uhuy!
another heaven on earth for the eyes ;D

July 3, 2010

Missing My BlackBunny

Oktaria Handriyani & Ferry

Q suka kawinan yang kecil, hanya keluarga dan teman terdekat, kaya kawinannya kak Okta & kak Ferry. Menyentuhhhhhh banget. Juru panggilnya *kali ini istilah MC terlalu berat* nya kak Lina Tjindra, Direktur Sahabat Anak... Penerima tamunya Herry & Fina dari Sahabat Anak juga.... Singersnya Gita, kak Lanny & kak Henny yang lagi sibuk jadi panitia Jambore Sahabat Anak... Fotographer tambahannya kak Dono yang sama" mantennya jadi pengajar di Sahabat Anak Grogol... Yang bacain puisi? bang Walter, si Manager Office Sahabat Anak... Baca puisinya pas interlude lagu *lupa judulnya* yang dinyanyiin sama gerombolan Sahabat Anak juga hehehehehe....

Vocal Group Sahabat Anak sibuk ber-suit", ber-ihiy!", ber-prikitiew! disaat-saat genting

Saat-saat mengharukan dimulai ketika mantennya tukar cincin..owwwhhhh... They were looking each other in the eyes when they said their commitment *yah ngintip dikit ke cincinnya dari pada jatoh tuw cincin hehe...* .. dan semakin mengharukan ketika mereka menghampiri orang tua mereka diiringi lagu *...lupa lagi judulnya , doh!* yang dinyanyiin Gita.

"Ini cincinnya... tanda ak menerimamu sebagai suamiku..."

Tapi, bukan kak Okta kalo ga rusuh. Ibu Pendetanya kayanya tahu banget karakter kak Okta, makanya beliau sampai mengasosiasikan perkawinan sebagai bakut.

YES.
b a k u t.
Karena seseorang yang diikat perkawinan bukan lagi 1 tetapi 2 sebagaimana tertulis dalam firtu: tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Dan menurut bu Pendeta, bakut itu terdiri atas tulang dan daging ;) Asosiasi ini bener" bikin kite" sadar kalo sebenernya kita laper.... hehehehe ibadahnya mulai jam 12 cuy!

Asosiasi lain untuk perkawinan: ganda campuran.

Halahhhh... kretip benget yak bu Pendeta (^ ^) Sampe didoakan menjadi pemain ganda campuran yang berhasil hehehe...

So here are my prayers fot the newly wed...
The white one says: May Lord be the head of your family

July 2, 2010

The Rompiruu Bag

I cleaned up mom's room last week and found a pile of my lil bro's uniform. I packed them so it can be given away (since he wore it only for about 6 months), but I couldn't let this one away...

Adorable blue, isn't it?
*I sew the bottom before I shoot this pic*


A little sew and cut and we are good (^ ^)

Well, some button will make it more functional...

Okay, we're done!..... really (^ ^)
I'll take it to my next grocery duty. Can't wait!

July 1, 2010

Antri Anti Capek

Cerdas!
Sederhana tp sangat bermanfaat. Orang ga sewot lagi klo harus ngantri panjang dan lama karna ada ksempatan duduk 3-5 menit.

Kalo dipatenin, pasti masuk paten sederhana. Hmmm...Kira" sapa yg pegang ya?... Whoever you are, thank you *wink n kiss*
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

June 28, 2010

Musim Kawin Gelombang II

Setelah Maret kemarin, maka masa liburan internasional *summer di negara bara,t& kenaikan kelas di Indo hehehe...* Juni ini kembali dipadati dengan kawinan. Diawali dengan Wira yang ngasi tau super dadakan+ request cariin percetakan murmer untuk nyetak undangan H-7. Niat hati sih dateng ke pemberkatan+resepsi, secara Wira itu temen yang nyetir motor ke kampus, tempat penitipan motor selama Q mudik, temen pelayanan meskipun kerjaan doi jarangggggggggg bgt beres, temen anterin penelitian skripsi en temen bareng yudisium meskipun gara" doi Q terancam batal wisuda wkekekeke... Tapi karena pemberkatan & resepsi beda hari, sementara TKP-nya diujung berung *suer! kalo liat di peta, keliatan deh jauhnya*, Q pilih dateng resepsinya aja biar skalian ktemu mentemen kuliah.

Wira & Reni in Karo Wedding Suit

Seminggu kemudian ada kawinan Cindy-Herry... Cindy temen sekolah di TK, SD, SMP. Meskipun SMA ga bareng, tapi justru qta mulai deket coz doi mainnya sama si kembar & Janie juga. Herry ituw temen SMA Q, kembar & Janie... temen cengcengannya kembar yang akhirnya malah jadian ama Cindy setelah berebut sama temen main qta juga hahahaha... Yah karna mantennya dua2nya temen main Q juga & besties Q ditugaskan sebagai bridemaidsnya, jadi 1 hari itu Q dedikasikan buat menghadiri pemberkatan & resepsi mereka aja hahahahha... Lagian, Q ga deket" bgt sama Rico-Okta, temen volunteer Sahabat Anak. Sedangkan kawinan Fida-Akbar nun jauh di Jawa sono... yasud lah ya... :)

The Bride & The Groom

The On Duty Bridemaids

Minggu depan kawinannya Okta & Ferry, pasangan volunteer Sahabat Anak juga. Trus sapa lagi ya?... masi ada, tapi Q lupa. Hehehe... lupa ato sok kebanyakan kondangan nih??? hihihi...

Lha kemaren Q pengen buat coker *bukan kalung yang ngepas di leher yang ngetrend jaman SMP ituw yah... yang ini coklat keranjang hehehe* buat Cindy & Herry, kaya yang Q bikin buat Wira & Reni. Pas lagi mondar-mandir ambil in-ituw, ga tau gimana nemu sebotol gede rhum yang mama beliin pas lagi tumben"nya mendukung kegilaan Q main coklat... YEY!!!! Mainan baru :) Akhirnya ga jadi bikin coklat buat Cindy & Herry *ntar aja lah klo mereka uda balik hm*, malah sibuk bikin ganache rhum dengan bahan seadanya.

Coker untuk Wira & Reni

Boru (bola rhum).
Memanfaatkan sisa ganache & candy melts, tapi malah berasa banget coklat-rhumnya

Peraline ganache rhum
Sekalian belajar bikin peraline pake kuas

Katanya Jef enak. Tapi emang komentar Jef kali ini kurang bisa dipercaya sih... Karna 1. Mana brani dia bilang ga enak hahahaha... emang mau distop jatah coklatnya?!. Kedua, Jef suka rhum. Begitu liat sebotol gede nangkring di meja, uda nyanyi" minta dikit buat diminum. Ketiga, lagi-lagi..berani bilang ga enak?! hahahahaha... Makanya Q sekarang butuh relawan. Tadinya mau dikasi ke Gareth, skalian ktemuan untuk lanjutin obrolan masalah unit link, tapi ternyata Gareth ga suka rhum :( Adakah yg bersedia mencicipi & mengomentari?

Eniwei... Seru juga ya bikin coker. Gimana kalo mulai sekarang Q ganti angpao dengan coker saja?... Coklat termasuk makanan afrosidiak kan?... sapa tau gara" dikasi coker, pulang hm langsung dung!

wkekekekeke....

Wish you a happy family my dear friends. May God be the head of your family. Love each other no matter what, be blessing for other around you, and show your children how God loves them as He loves you

June 27, 2010

Trust His Heart

Lagu ini bantu Q untuk mengiklaskan hal-hal menyakitkan yang bikin berat pertimbangan dalam memutuskan masalah kerjaan. Sekarang lagu ini bantu Q untuk sabar, konsisten dan sensitif dengan keputusan yang Q ambil.

So, I gotta keep it for any moments ahead.
And share it of course :)

Now, open your heart...
Listen...
Let it in
:)



PS: I found this song when I browsed randomly. See how amazing He works? :) Another proof how "gaul" He is ;)

June 24, 2010

Sosialisasi Hak Anak Untuk Ibu-Ibu PKK

Bu Nani adalah salah ex-tahanan tapol yang masih getol berkarya (beliau seorang seniman) dan memperjuangkan hak sipol-nya yang direngut melalui stigma PKI, juga mendorong orang-orang disekitarnya untuk punya kesadaran hukum yang lebih baik. Makanya beliau sering minta anak kantor ngasi pelatihan hukum di lingkungan doi, salah satunya minta pelatihan tentang perlindungan anak untuk ibu-ibu PKK di RW nya.

Ini ibu emang muantabs! Okei banget deh... Doi pilih tema perlindungan anak karna waktu itu di media lagi hot-hotnya kasus Babe, guru hajar murid, dan anak SD mainin lebah. Entah apa reaksi ibu-ibu di lingkungan doi, sampe si Ibu Nani ini pengen temen-temennya tau kalo anak juga punya hak yang harus dihormati oleh orang tua. Nah, abis itu, doi merunut sendiri tuw akar ilmu dari perlindungan anak & sampai lah ke tema "Hak Anak"... *tepuk tangan*

Terdisposisi-lah permintaan pembicara untuk pelatihan hak anak di RW tempat tinggal bu Nani ke eike.

Waktu pertama kali dikasi tau, Q santai aja... Ohhh... hak anak + fokus ke perlindungan anak oleh ortu... gampang, ntar tinggal refresh dengan baca Bab I skripsi Q & materi yang pernah Q bikin untuk kakak-kakak di Sahabat Anak.
Tapi begitu ngeh kalo targetnya adalah ibu-ibuuuuuuuuuuuu...
oh, NO!....Mak!!!!
Panik dei eike...
Mending ibu-ibu muda yang funky kaya Tya, Anggi, dll yang pada punya rumah di dunia maya, yang kritis dan ga alergi dengan perubahan. Bok... ini ibu muda ampe ibu-ibu yang anaknya uda punya anak balita!... dari yang lulusan SD, ampe yang punya gelar doktor.... ada yang FTM, ada yang wanita karier... Wedeeeeeey.... Tantangannya:
  1. gimana caranya ngomong tanpa mengesankan ane yang boro-boro punya anak, kawin aja belom, ini ga menggurui sekelompok perempuan dengan pengalaman nyata setiap hari menghadapi anak
  2. gimana caranya 1 kali ngomong tapi bisa diserap oleh sekelompok orang dengan range umur yang luas & latar belakang pendidikan & budaya yang beragam.
Hihihihi... beneran deh, Q selama perjalanan uda kringet dingin duluan ngebayangin itu ibu-ibu. Untung dari pertama kali dikasih tugas, sampe hari H, Q sibuk sama judicial review di MK, jadi ga punya banyak kesempatan untuk merasa khawatir hehehehe... Baru pas kebut-kebutan menuju TKP yang Q harus cari dulu lokasinya, Q mulai ngayalin reaksi ibu-ibu sampe keringet dingin *halah...emang panas kok! Abis lari-larian pula*

Nah, ini materi Hak Anak yang Q sampein kepada Ibu-ibu PKK RW brapa lupa di Plumpang.

Hak Anak
PengertianAnak
UU No. 23 Tahun2002 Pasal1 angka1:
“Anakadalahseseorangyang belumberusia18 tahun, termasukanakyang masihdalamkandungan”

PengertianPerlindunganAnak
UU 23 Tahun2002 Pasal1 angka2:
“Perlindungananakadalahsegalakegiatanuntukmenjamin& melindungianakdanhak-haknyaagar dapathidup, tumbuh, berkembang, danberpartisipasisecaraoptimal sesuaidenganharkatdanmartabatkemanusiaan, sertamendapatkanperlindungandarikekerasan& diskriminasi:

PrinsipPerlindunganAnak
a.Non-diskriminasi
b.Kepentinganyang terbaikbagianak
c.Hakuntukhidup, kelangsunganhidup, danperkembangan
d.Pernghargaanterhadappendapatanak
Pasal2 UU No. 23 tahun2002

PengertianHakAnak
HakAsasiManusiauntukanak
FungsiHakAnak
1.Menegaskanberlakunyahakasasimanusiabagisemuatingkatanusia,
2.MeningkatkanstandarHAMagarlebihsesuaidengananak-anak,
3.Mengaturmasalah-masalahyangberhubungandengananak.

HukumAnak
Sekumpulanperaturanhukumyang mengaturtentanganak.
Antaralain:
-UU PengadilanAnak
-UU PerlindunganAnak
-UU KesejahteraanAnak
-UU PenghapusanKekerasanDalamRumahTangga
-UU Perkawinan
-PP UsulanKesejahteraanAnakBagiAnakyang MempunyaiMasalah
-SEMA Tata TertibSidangAnak

KewajibanAnak
a.Menghormatiorangtua, wali, danguru
b.Mencintaikeluarga, masyarakat, danmenyayangiteman
c.Mencintaitanahair, bangsa, dannegara
d.Menunaikanibadahsesuaidenganajaranagamanya
e.Melaksanakanetikadanakhlakyang mulia
Pasal19 UU 23 Tahun2002

HakAnak
Pasal4 –Pasal18 UU No 23 Tahun2002


Hehehehe... umum banget yak?... Iya, itu bagian dari strategi hehehe... Penjelasannya sengaja Q ga tulis disitu supaya ibu-ibu penasaran jadi mau dengerin ocehan eike en kepancing untuk menjawab pertanyaan ato untuk komentarin pernyataan ane hehehehe...

Yang kocak, Q coba jelasin prinsip non-diskriminasi dengan contoh diskriminasi gender. Jadi kudu dijelasin dulu dong gender itu apa... Pake simulasi nih biar mudah dimengerti, menarik & tidak mudah terlupakan. Abis itu tes...

"Jadi nanti kalo anak perempuan ibu bilang sama ibu cita-citanya jadi pemain bola, boleh ga bu?"

Eh, ada satu ibu yang ketawa ngakak... Q tanya dong... "Kenapa. bu? Kok ketawa?..."

"Ga pantes". Jiahhhhhh... si ibu!

Hahahaha.... Yah, secara keseluruhan seru lah... Panik & keringat dinginnya ga sia-sia.... Cukup banyak ibu-ibu yang kasih respon meskipun resah karna gerah ato karna anak/cucu ribut minta dijajanin. Teknik print out slide yang bikin penasaran lumayan berhasil memaksa ibu-ibu untuk tetep meratiin Q ngoceh. Syukur ada bu Nani yang pinter ngejawab pertanyaan yang Q lempar jadi alurnya tetep terjaga *Hihiihi...mati kutu ane kalo ga da yang tangkep n lempar balik tuw pertanyaan*. Dan yang paling penting, sebagian besar ibu-ibu itu juga sepertinya ngerti Hak Anak yang Q coba jelaskan, terlepas mereka setuju ato ga, ya.... yang penting uda tau dulu deh!

June 23, 2010

Halte Yang Aneh

Kayanya cuma halte busway Pulo Mas deh yang naro petunjuk arah berdasarkan sex... Ato emang gini di semua halte busway? *wiken kmaren di Harmoni kayanya ga ada deh???...*

Kenapa yak ngantri dan kluar/masuk busway aja pake diatur berdasarkan sex?...

Kalo demi menjaga keamanan n kenyamanan perempuan cantik kaya eike, lebih baik dibikinin jalur" permanen yg hanya muat 1 orang jadi kalopun dorong"an, 1 arah aja...ga dari sgala arah kaya skarang.

Mencegah gesekan antara non muhrim?... Itu kesadaran kaleee... Sadar kalo dorong" itu ga nyaman & berbahaya! hahahaha...

Toilet di tempat umum aja mulai nyampur co/ce... Lha ini halte kok jadi begini yak????

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

June 22, 2010

Prahara Video Ariel & Partners

Tante, sepupu, temen" les, guru les, temen" (mantan) kantor, satpam uda pada liat video Ariel n Partners. Kamyu uda liat?...

Kalo Q belum & ga berniat nonton.
Alasannya sederhana... Q yakin klo itu video memang untuk dokumentasi pribadi & orang nyebarin video" itu j a h a t.

Jahat?...iya, karna ga mikirin gimana nasib anak" A&Ps kalo tau gurunya uda pernah liat emak/bapake telanjang... Gimana nasib anak dia sendiri kalo tau emak/bapake *blm tau sapa penyebar videonya sih...jd pake praduga tak bersalah dulu* menjerumuskan orang yg uda terjerumus... Gimana nasib jutaan anak lain di muka Bumi ini yg ngefans sama A&Ps dan terobsesi mencontoh prilaku idolanya... Gimana orang tua A&Ps yang uda berusaha mendidik anaknya dgn baik... Juga tentu saja orang" dewasa yang uda maupun blm punya pasangan. Hahaha... ya kan?... Yg uda punya KTP kaya kita" ini pasti ikut terpengaruh apapun wujudnya kan?... Mulai dari nelantarin kerjaan demi mendonlot, sampe berantem sama pasangan karna ada yg cemburu.

Ow...ow..owiyaaa... Kepikiran ga sih gimana klo ternyata salah satu ato lebih dari (katanya) 34 cewek ada yang bener" mau melakukannya karna dia cinta buta *cinta buta lah wong tau A bukan suaminya n terkenal play boy tapi tetep mau ML+divideoin pulak* sama Ariel?... We never really know one's heart n mind, don't we?... Gimana hancurnya hati dia kalo aktivitas doi yg super duper private ini uda ga (ato terancam ga) private sama skali?

Jahat karna Q yakin motivasi nyebarin video nya ga baik. Kalo motivasinya baik, misalnya biar A setia sama 1 perempuan, langsung aja lapor ke polisi... Serahin deh tuw video sbg barang bukti... biarkan penyidikan & penuntutan dilakukan tertutup jadi kerusakannya pasti jauh lebih sempit kan?

Nah, klo Q liat video itu juga... Q secara ga langsung berperan dalam kejahatan dong?! ...Ga ada hal baik juga untuk Q maupun A&Ps kalo Q liat videonya...

So, bapak-ibu polisi.. Tetep semangat cari orang yg upload video" itu ke internet ya!... Untuk yang kasus yang satu ini, kalian ga bole terpengaruh komentar pedes ttg fokus penyidikan kalian. SEMANGKA!!!

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

June 15, 2010

Pingin Iniiii...

Chocolate Fountain Mini


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

June 11, 2010

Jurus Meneking Debt Collector

Kayanya akhir ini disekeliling Q banyak yang bahas kartu kredit deh...
Dari si Emak yang dikejar-kejar marketing CC...
Tya n her first "obligatory" CC...
Seseorang bernama Dewi yang yakin mengenal diriku tapi tak berhasil kuingat *ya emang ternyata dia salah orang sih... Vicky yang dia kenal cowok beristri wkekekeke* tiba-tiba sms n minta saran untuk masalah CC... btw, apa di Jakarta ini ada cowok beristri bernama Vicky yg orang hukum juga dengan nomer hp serupa???
Trus si mbak Natalia juga ngepost masalah CC...
dan masi banyak lagi.

Q mo skarang mo share yang kasusnya kaya si Dewi nih... Skalian ngasi solusi untuk post sebelumnya... Kalo tentang perdebatan pake ato ga pake CC dan tips pemakaian yang bener uda banyak lha ya.... Nah, kalo uda terlanjur pake & ga bisa bayar gimana???... Kalo uda keburu diteror debt collector gimana???....

Pertama... jangan panik! *hahahahahaha...standard!*

Kedua... ingat, debt collector tidak dapat menyita apapun. Yang bisa melakukan sita hanya Juru Sita berdasarkan Putusan Pengadilan dan perintah Ketua Pengadilan untuk melaksanakan sita. Jadi, kalo ada debkol yang ngancem atau bahkan nekad angkut paksa tas LV kawe telu yang blom lunas dikredit.... ambil nafas dalam-dalam.... treak "MALINGGG!!!"... eh, salah ya?...hihihihi

Ketiga... kekerasan tidak dapat ditolerir apapun alasannya. Jadi sekere-kerenya orang... sepelit-pelitnya... senyolot-nyolotnya... seangker-angkernya... ga boleh dijotos. Jangankan dikasi bogem, dicubit aja ga boleh... Btw, cubit termasuk penganiayaan ringan lohhhh... hayo sapa yg pernah nyubit ART karna ga mudeng" dikasi tau?... bisa kena pasal KDRT tuh! Ok kembali ke AJ... Kalo sampe ada debkol yang pake kekerasan, cepet laporin polisi.

Tapi biasanya kalo bank nya kredibel, si debkol, yang biasanya di-out-source ke perusahaan lain, uda di wanti-wanti untuk ga ngelakuin 2 hal diatas coz bank juga harus jaga image. Mentok-mentok ya debkolnya pamer otot ato atribut....

Next step...

bayar cuy!

Hah??...bayar??... pan uda dibilangin tak ada hepeng!

Iya, iya, tauuuu... tapi utang adalah utang. Tetep harus dibayar. Nah supaya pemakai CC ga dosa dunia-akhirat gara" ga bayar utang, dan supaya perekonomian Indonesia ga goncang utang macet yang menggunung akibat PHK masal nan mendadak... Datengin tuw banknya. Jelaskan kalau ga bisa bayar tagihan karna suatu alasan yang masuk akal n bisa diterima. Misalnya, bisnis macet atau baru saja di PHK dan belum dapat kerjaan lagi. Lalu minta reschedule pembayaran sesuai dengan kesanggupan kita. Trus kalo uda ada kesepakatan dengan bank tentang jumlah yang harus dibayar, jangka waktu pembayaran dan jumlah tiap pembayaran (cicil), tuangkan dalam tulisan a.k.a perjanjian tertulis.

Yup! Penting banget untuk dibuat tertulis supaya kitanya ingat dan terpacu untuk membayar, juga sebagai bukti kalau bank sudah setuju untuk pelunasan dengan cara baru yang sudah disepakati. Bank juga bisa melihat keseriusan kita melalui pernjanjian tersebut, karena dengan perjanjian itu bank bisa menuntut seandainya kita ga berhasil memenuhi jadwal yang udah disepakati.

Perjanjiannya sederhana aja, ga perlu ke notaris... cukup identitas kita & perwakilan bank, jumlah yang harus dilunasi, cara pembayaran, waktu pembayaran, dan tanda tangan masing-masing pihak. Bikin rangkap 2 supaya masing-masing pihak pegang aslinya.

Inget... negonya sama orang bank di kantor banknya ya... Jangan sama debkol karena mereka tidak punya wewenang untuk reschedule. Juga jangan sama orang bank diluar kantor... b e r b a h a y a.

Oia!... satu hal lagi yang penting. Jangan menjaminkan barang apapun di pernjanjian reschedule yah! Dan sebaiknya juga jangan menjaminkan diri meskipun yang dikejar-kejar debkol itu keluarga dekat.

Owkiedowkie... itu hasil setaun di lawfirm pengacara noban ampe puas di bidang perkartugesekan :D

Keputusannya Adalahhhhhh....

Akhirnya Q memutuskan untuk tidak mendaftar jadi pengacara publik di lembaga ini pada tahun ini.


(^ ^)

hiuffff...
Lega...
Bukan karena ga daftar, tapi karna uda ada sedikit kepastian.
Kalo masalah ga daftarnya, yah ada sedikit kesedihan lha... Tapi itu ego yang ga perlu diikutin hehe...

Okai, ini pertimbangannya:
  1. Saat ini jiwa Q ga fit *halah!...jiwa cuyyyyy* ditandai dengan sensi a.ka. darah tinggi binti mewekan, sulit berkonsentrasi, mudah lupa, sering ngemil n sulit tidur. Sedangkan klien berhak dan butuh dilayani orang yang sehat. Seperti yang pernah mbak Ex-direktur bilang ke Q, "Orang yang dateng ke kita uda sangat menderita dan butuh tindakan cepat dari kita". Selain itu, Q juga ga mau terus-terusan terganggu dengan oknum....capek cuy! Makanya perlu di-refresh dulu biar oknum-oknum yang sebetulnya ada dimana aja bukan disituw aja ga bisa bikin Q error *bertekad sekokoh satria baja hitam. Huh!*
  2. Q setahun belakangan ini dikasi kesempatan belajar banyak sub bidang hukum, terutama 2 bidang yang jadi fokus si Elbeha. Masing-masing punya daya tarik sendiri buat Q, tapi kok ya ga satupun bikin Q rela jumpalitan jungkir-balik ya?... sedangkan bidang yang bener" minat Q bukan fokus si Elbeha, tapi uda hampir 10 tahun tetep bikin Q teng! ... Ini bukan sih yang di persekutuan" alumni disebut sebagai passion?...Itu bukan sih yang namanya: panggilan? ...Kalo 2 pertanyaan itu jawabannya iya, ngapain Q ngider sana-sini lagi?
  3. ntar kan harus milih 1 dari 2 sub bidang yang jadi folkus elbeha, yaitu perburuhan & PMU ... kok rasanya ga pede yah???... 2duanya masi bikin keringet dingin n gelagapan euy!
  4. Q emang janji mo habisin 2 tahun ini sebagai PBH, tapi yang bikin seseorang jadi PBH itu kan motivasi, pikiran, perkataan & perbuatannya... bukan dimana dia kerja. Jadi ga harus di siti ituw kwannnn :)
  5. Mama baru bilang "Yauda daftar aja!" sambil senyum tadi siang jam stengah dua, setelah lagi-lagi tarik-tarikan urat supaya dia ngerti kalo buat Q yang pertama dan utama itu kerja dengan suka hati, duit pasti bakalan ikut nantinya ....duit emang penting, tapi bukan yang terpenting. ....juga kembali merinci potensi pendapatan seorang PP muda, dan setelah paginya Q berketetapan hati dan pikiran untuk tidak mendaftar. Huh! bener-bener dah... Emang Q perlu belajar untuk lebih mengontrol sindrom-asal-mama-senang. Memang ga salah sih... tapi ga bijaksana juga kalau lebih kuat dari virus-senangkanlah-Babe-kite-di-surge. Cara kontrolnya sudah pasti dengan doa, FT dan kesaksian hidup yang mana belakangan ini amant sangat kuacuaw *DOH! Vickyyyyyyyyyyyyyyyy!!!*

Yah begitu...

Semoga aja Q segera dapet kerjaan di bidang hukum anak ...spesifiknya restorative justice... di lingkungan kerja yg baik a.k.a visi n etika-nya sejalan ...dengan rekan kerja anak-anak muda *banyakmaunyadotkom* ...juga dengan pendapatan yang okeh demi kemasyalatan orang banyak.

Semoga Jef yang uda bisa menerima resiko yang melekat pada PBH tetap konsisten... jangan riweh lagi karna tempat kerjanya berubah, padahal resikonya (kemungkinan) sama, karna pada dasarnya Q memang cenderung memilih yang berbahaya hehehehehe :p

Nah, Q ga tau pasti nih sapa aja temen-temen yang daftar... Tapi masyarakat berhak (dan butuh) orang yang terbaik (= cerdas+sehat+bernurani) yang menduduki posisi PP. Semoga yang terbaik yang kita dapatkan *ane pan bagian dari masyarakat hehehehe*

So, mentemen yang kepilih jadi PP, selamat menjalankan amanat dengan suka hati (^ ^)

Buat PP dan staf... jangan sedih karna Q ga daftar ya!


....wkakakakkakakakakakaka :p

June 6, 2010

Hallo Handsome (^ *)


Duw ganteng yahhhh...
Matanya keren euy!
Siberian Husky bow...



...
Meskipun kw3


hehehe :p

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

June 5, 2010

NGO vs. Company = Me vs. Mom

Rencananya Q ga mau terlalu musingin mo kerja dimana sampai ujian DELF beres, tapi ternyata ga bisa ga dipikirin juga ya... Banyak yang nanyain sih: uda daftar PP blom?... kapan daftar PP?... Sapa aja yg uda daftar? Dst...

Hufff...

Dibuat alasan pendukung n pemberat aja deh... Here we go:

Alasan Q daftar a.k.a ngelamar jadi PP:
1. Pas awal taun ini menargetkan jadi PBH min 2 tahun... Ini baru setahun... Tp jd PBH memang ga harus di sini iniy siy...

2. I wanna do sumthing real for this nation

3. Visi lembaganya sejalan dgn Q

4. Jam kerja flexibel hehe... Maksudnya bukan bisa datang & pergi semau udel yah...

5. Tekanan kerjanya menguji & membentuk karakter... Pilihannya cuma 2: tekanan menghasilkan karakter yg baik ato buruk? ;)

6. Ga banyak orang yang mau kerjakan bagian ini.

7. Gaji gede blom tentu bikin happy n bebas stres. Kerjaan di lawfirm yg kmaren ituw buktinya.

Alasan yg bikin berat:
1. Oknum yg klakuannya serupa dengan orang" yang dilawan oleh lembaga... Bener" bikin ilfil... Mana ada yg punya posisi... Doh!... Visi lembaga sih ok, tapi klo ga dijalanin sama jg ngibul dunk?!

2. Q ga cukup kuat dengan tekanan kerjanya... *oknum included* Buktinya Q balik lagi jadi mahluk sensi yg gampang marah, kesel, sedih

3. Mama ga iklas karna pendapatannya ga cukup besar buat hidup layak *standar doi yah...* n nyiapin masa depan PLUS tekanan kerja yg bikin anaknya stres...
Nah ini faktor eksternal yang paling pengaruhin Q. Paling ga tenang deh klo ibu Jenderal komplain, ngambek, dll (T T)
Tadi sempet di lobi *aaduh Q...lobi kok ampe narik urat sih?!* Tapi mama masi kekeh. Let's see in some more days. Biasanya doi butuh waktu u/ nyerep maksud ane...

4. Jef dukung tapi aturan keselamatannya berderetttttt...dan pasti ngamuk kalo ada yang dilangggar. Hadehhh... Uda di lobi kemarin. Dipertimbangkan dulu katanya (^_^)

Huhuhu... Binun...
Q memang harus pikul salib... Tapi salibnya yang mana nih???
Advice plisss....
Prayer would definetely help
:)

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

June 3, 2010

Renovasi Lagee...

Sya sibuk.
Beneran deh!
Pagi buka toko...
Beberes toko...
Abis tuw mulai belajar prancis...
abis tuw cek blog mentemen...
abis tuw latian prancis...
abis tuw buka FB...
abis tuw makan...
abis tuw lanjutin jalan" ke rumah mentemen...
abis tuw chatting...
abis tuw cekiceki imeili...

...trus uda siap ujian DELF?...belom
uda yakin mo gawe apaan?...belom
uda urus atestasi masuk?...mmm...belom...

tapi uda renovasi rumah!
hadehhhh...
buat barisan norce (warna-warni+tabrak motif) nyang mo renovasi rumah , di Leelou ada yang gratisan tapi keyen niy...
monggo....

May 26, 2010

Terungkapnya Misteri Pesanan Coklat Foto

Belom lama ini ada yang email ke kampungcoklat ngasih file foto, dateline n alamat.
Ditengah kebingungan, Q bales aja...bilang terus terang ga bisa bikin coklat foto n nyaranin doi pesen ke tukang coklat yang Q tau bisa, lengkap dengan link websitenya...
Ternyata oh ternyataaa...
baru tau kalo ada tukang coklat yang serupa namun tak sama...hiks
Namanya coklat kampung...
Rupanya si calon pemesan salah ingat alamat email hahahaha...

hmm...
di infonya ga keliatan udah berapa lama malang melintang di dunia percoklatan dengan nama Coklat Kampung...
Apa emang kudu ganti nama ya?....
Q memang pernah berniat ganti nama sih...
gara" dapet inspirasi pas raker di Puncak awal tahun ini hihihi...
Tiwi, Isnur...hayooo coba tebak nama :P

Btw, productnya terlihat keren loh...



Goody bag untuk ultah anak kecil.
1 pot isi 4 lolipop...bagus ya (^_^)














Nah foto ini nih yang nyasar...hehehehe

May 24, 2010

The Dolphin Girl

Me and my chocolate lollidolph
Got some time to try my dolphin choco mold at last
^_*